Skill SPC (Statistical Process Control) wajib menjadi salah satu skill tambahan utama bagi Supervisor dan Manager industri manufaktur apapun.
*Data
Data dikelompokkan menjadi data yang diperoleh dengan cara mengukur dan menghitung.
*Mengukur
Kegiatan mengukur bertujuan untuk memperoleh data. Pengukuran dilakukan tentunya menggunakan alat ukur misalnya mengukur temperatatur digunakan thermometer, kecepatan menggunakan speedometer, rpm menggunakan tachometer, tekanan menggunakan barometer, panjang/lebar/jarak menggunakan meteran, mengukur lamanya mesin stop pakai jam atau stopwatch, dsb.
Ciri-ciri data hasil ukur adalah bilangan bulat dan decimal.
*Menghitung
Kegiatan menghitung misalnya menghitung cacat, menghitung berapa mesin yang gagal hidup, menghitung lulus dan tidak, ds.
Ciri-ciri data hasil hitung adalah selalu bilangan bulat.
*Menetapkan system pengukuran
Hasil pengukuran boleh jadi tidak sama diantara operator, artinya terjadi keragaman atau variasi. Tidak hanya oleh operator saja variasi boleh jadi karena sebab alat. Oleh karena itu perlu dianalisa; bila variasi dibawah 10% berarti pengukuran dapat diterima, dan tetapkan sistemnya. Bila variasi 10~30% maka pengukuran boleh diterima boleh ditolak. Kalau variasi diatas 30% maka harus ditolak, artinya pengukuran bermasalah.
Analisa pengukuran dapat dilakukan dari sekumpulan data dengan menggunakan alat statistic yang disebut Gage R&R.
*Menyeragamkan hasil
Hasil dari suatu proses produksi diharapkan sama satu sama lainnya. Akan tetapi faktanya hal ini tidak selalu berhasil, pasti ada perbedaan atau variasi. Proses yang buruk akan mengakibatkan lebar perbedaan semakin jauh. Karena itu proses harus dikendalikan menggunakan system.
*Mengendalikan
Setiap orang harus secara sungguh-sungguh dan konsisten mengendalikan proses produksi menggunakan teknik SPC. Kegiatan pengendalian dimulai sejak dari bahan baku, memproses, pengemasan, sampai pengiriman ke konsumen.
*Memantau
Semua kegiatan harus dipantau. Bila keluar dari spesifikasi maka segera ambil tindakan.
*Memperbaiki
Kegiatan utama sesungguhnya adalah melakukan pencegahan penyimpangan, akan tetapi apabila ditemukan penyimpangan atau ketidaksesuaian maka harus segara dicari tahu akar penyebabnya untuk kemudian dicegah supaya tidak terulang. Tentu yang rusak harus diperbaiki bi dapat diperbaiki.
*COPQ
COPQ merupakan singkatan dari Cost Of Poor Quality yaitu biaya yang ditanggung karena adanya kualitas yang buruk. Kualitas buruk dapat menurung harga jual sehingga tidak memperoleh keuntungan. Kualitas buruk juga akan membutuhkan biaya besar untuk melakukan perbaikan.
*Alat Statistik
1. Gage R&R
Digunakan untuk menganalisa variasi pengukuran untuk kemudian menetapkan system pengukuran.
2. Histogram
Menampilkan sebaran (Spread) dan keterpusatan (centering) data secara grafis.
3. Control Chart
Menampilkan Data, Center Line, Lower Control Limit, dan Upper Control Limit secara grafis.
4. Dan lain-lain.
Sekian, semoga bermanfaat.
***
Apabila Anda butuh Trainer SPC silahkan call 0812 2186
209, saya siap membantu.