Cerdas, Tangguh, Cepat, Cermat, Akurat.
Pada olah raga judo minimal diperlukan kecerdasan, ketangguhan, kecepatan, kecermatan, dan keakuratan. Begitu pula pada Lean Six Sigma untuk menerapkannya juga sangat diperlukan kecerdasan, ketangguhan, kecermatan, dan keakuratan. Jadi pas kiranya pada metode Lean Six Sigma mengadopsi predikat yang digunakan pada olah raga judo yaltu Green Belt, Black Belt, dan Master Black Belt.
Strata atau infrastruktur dalam Lean Six Sigma:
1. Champion
2. Master Black Belt
3. Black Belt
4. Green Belt
5. All Operators
1. Champion
Yang menjadi Champion adalah Manager dan Direktur dari perusahaan, ... maka, akan ada beberapa Champion di dalam perusahaan. Manager sebagai Champion dan Direktur sebagai Lead Champion.
Peran penting seorang Champion adalah sebagai Influencer (pemberi pengaruh), Promoter (orang yang mempromosikan), Communicator (yang mengkomunikasikan), Project Selector (orang yang memilihkan Project), Six Sigma Driver (orang yang mendorong Six Sigma), Implementer (yang menerapkan) dan Barrier Remover (yang menghilangkan rintangan).
Seorang Champion harus familiar bidang Basic dan Advance Statistic Tools.
Kualifikasi Champion dapat diraih melalui pelatihan yang diadakan oleh perusahaan tempatnya bekerja atau mengikuti pelatihan diluar perusahaan.
2. Master Black Belt
Seorang Master Black Belt (MBB) menguasai philosophy dan methodology Lean Six Sigma serta Master di bidang Basic dan Advance Statistics Tools.
MBB berperan sebagai Trainer (guru) dan Coach (pelatih) Lean Six Sigma. Ia mengajar di kelas Champion Training, Black Belt Training, Green Belt Training, Awareness Training, dan berbagai Statistics Tools menggunakan Statistics Software serta berbagai Quality Tools.
MBB selain Trainer dan Coach berperan sebagai Facilitator, Management Advisor, Application Discoverer, dan Change Agent.
Kualifikasi MBB dapat diraih melalui pelatihan khusus.
3. Black Belt
Black Belt (BB) dapat diraih melalui pelatihan khusus setelah sukses membuat minimal 2 Project perbaikan.
BB harus Master di bidang Basic Statistis Tools.
Peran BB adalah mengidentifikasi data yang diperlukan, memimpin dan memfasilitasi proses pembuatan project, dan Change Agent.
4. Green Belt
Green Belt (GB) adalah seseorang yang dituntut memiliki ketrampilan pemecahan masalah, dan ia harus familiar dengan Basic Statistic Tools.
Seorang GB berperan mendukung BB menyelesaikan Project, Memimpin Project, menerapkan Six Sigma di tempat kerja, memastikan dan mempertahankan perbaikan yang dicapai.
5. All Operators.
Operator menjadi anggota di dalam tim Project Six Sigma. Mereka harus memahami konsep dan tools Six Sigma yang relevan untuk proses perbaikan di area kerjanya dan memastikan serta mempertahankan perbaikan yang dicapai.
Semua operator harus mengikuti pelatihan Six Sigma Awareness yang diadakan didalam perusahaan.
***
Note:
Apabila butuh bantuan untuk implementasi Lean Six Sigma, saya siap mengajar Champion, BB, GB, dan Awareness di Perusahaan Anda, hubungi saya via WA 0896 9174 0889.
